Insiden bermula ketika pekerjaan galian yang semula menggunakan alat berat dialihkan. Publik dikejutkan dengan kabar meninggalnya seorang pekerja pt pertamina maintenance & construction (pt pertamina mc), akhmad faroqi, akibat kecelakaan kerja di. Seorang pekerja ls yang tengah bertugas di kawasan pt kilang pertamina.
Seorang pekerja kontraktor berinisial ap (37) dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja pada 31 agustus 2025, namun kasus ini baru terungkap ke publik. Kecelakaan di kilang raksasa bukan sekadar “musibah kerja”, tapi cermin rapuhnya sistem pengawasan negara terhadap keselamatan tenaga kerja. Menurut keterangan di lapangan, rabu 13 agustus 2025, saat kejadian hujan tengah mengguyur rata di wilayah balongan, termasuk lokasi proyek.
Diketahui, pekerjaan itu dilaksanakan oleh pmc. Peristiwa itu terjadi pada selasa sore, 28 oktober 2025, sekitar pukul 16.30 wita. Hasil inspeksi mendadak (sidak) dprd ppu bersama dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi (disnakertrans) ppu menunjukkan adanya dugaan pelanggaran.